7 Hari Menembus Waktu
6 Juli 2008, Marissa gadis 18 tahun ini terlihat kesal. Hari ini papi dan maminya mengajaknya ke pesta ulang tahun perusahaan papinya yang ke-20. Namun Marissa tidak berniat menghadirinya karena disana ia akan menemui Michael mantan pacarnya dan Selina yang sudah merebut mantan pacarnya itu. Benar saja, ia bertemu Michael dan Selina yang terlihat mesra disana. Mami yang melihat Marissa kesal begitu menasehatinya bahwa ia harus tegar meski diputuskan oleh Michael, namun tetap saja Marissa tidak bisa menahan rasa sakit hatinya. Langsung saja, Marissa meminta izin ke toilet atas dan menangis disana. Ia tak bisa menahan rasa sakit hati nya. Ia membenci Selina juga Michael dan sedih karena Papi dan Maminya malah menyuruhnya untuk mengiklashkan Michael, hal yang tidak yakin Marissa bisa lakukan.
Setelah tangisnya mereda Marissa keluar dari toilet dan kembali ke dalam Hall untuk mengikuti acara selanjutnya. Disana matanya tertuju pada sebuah lukisan yang lain dari yang lain yaitu lukisan berukuran satu kali satu meter persegi yang hanya melukisakan lingkaran merah dengan berlatar belakang warna hitam pekat dan berjudul Menembus Waktu yang berketerangan dipercaya bisa mengabulkan sebual permohonan. Keadaan hati yang kacau memaksanya menumpahkan perasaan bencinya terhadap Selina, Michael, Papi dan juga Maminya serta gedung perusahaan papinya yang membuat Marissa harus bertemu Michael dan Selina serta orang-orang yang ada di gedung tersebut. Ia ingin dirinya menghilang dari tempatnya kini dan sampai akal sehatnya merasuki pikirannya, Ia tersadar ia melakukan hal bodoh berbicara dengan lukisan dan sadar untuk menemui Maminya di lantai bawah. Namun tiba-tiba gedung tersebut bergetar hebat sehingga membuat Marissa terjatuh dan tak sadarkan diri.

